Jumat, 28 Desember 2012

Profil Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan


 

A. IDENTITAS PRIBADI

Nama Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH
Tempat & Tanggal Lahir Banjar, 28 Agustus 1976
Jenis Kelamin Perempuan
Agama Islam
Status Kawin
Suami H. TB. Chaeri Wardana, B, BUS
Anak 1. TB. Ghifari Al Chusaeri Wardana ( 1998 )
2. Ratu Ghefira Marhamah Wardana ( 2004 )
Alamat Tinggal Jl. Sutera Nerada V No.16 Alam Sutera Serpong, Kota Tangerang Selatan Banten 15325


B. PENDIDIKAN FORMAL
  1. SD Negeri Cibodas Banjar, Tahun 1982-1988
  2. SMP Negeri 5 Bandung, Tahun 1988-1991
  3. SMA Negeri 20 Bandung, Tahun 1991-1994
  4. Universitas Parahyangan Bandung, Sarjana Hukum ( SH ) Lulus Tahun 1999
  5. Universitas Padjadjaran Bandung, Spesialis Satu ( SP-1 ) Program Studi Notariat, Lulus Tahun 2002
  6. Universitas Padjadjaran Bandung, Magister Hukum ( MH ), Program Studi Ilmu Hukum Bisnis, Lulus Tahun 2005

C. PENDIDIKAN NON FORMAL
  1. Pelatihan Teknis Calon Notaris oleh Ditjen Administrasi Hukum Umum Departemen Kehakiman dan HAM RI, Tahun 2003
  2. Diklat Pejabat Pembuat Akta Tanah ( PPAT ) yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional RI, Tahun 2005
  3. Pendidikan dan Pelatihan bagi Notaris Pasar Modal oleh Lembaga Managemen Keuangan dan Akuntansi Pasar Modal, Tahun 2005
  4. Up Grading and Refresing Course Ikatan Notaris Indonesia, Tahun 2006

D. PENGALAMAN KERJA
  1. Tahun 1999, Asisten Notaris dikantor Imas Tarwiyah, SH, MH
  2. Tahun 2004, Notaris di Kabupaten Tangerang
  3. Tahun 2008, Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Tangerang

E. PENGALAMAN ORGANISASI
  1. Ketua PMI Kota Tangerang Selatan ( 2009-Sekarang )
  2. Dewan Pembina KNPI Kota Tangerang Selatan ( 2010-2013 )
  3. Dewan Pembina PRAMUKA Kota Tangerang Selatan
  4. Wakil Ketua KPAID Kota Tangerang Selatan
  5. Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia ( INI ) Kota Tangerang Selatan
  6. Penanggung Jawab Relawan Banten Bersatu ( RBB ) untuk Wilayah Kabupaten Tangerang Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan
  7. Ketua Dewan Penyantun Kaukus Perempuan Peduli Kesehatan Kota Tangerang Selatan
  8. Pembina Forum Masyarakat Peduli Pendidikan dan Kesehatan Propinsi Banten
  9. Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia ( INI ) Propinsi Banten
  10. Pengurus Dewan Koperasi Indonesia ( DEKOPIN ) Wilayah Banten
  11. Pengurus IKatan Alumni Notariat UNPAD (IKANO) Bidang Hubungan Antar Lembaga ( 2007-2011 )

F. PENGHARGAAN ( Prestasi )
  1. Putri Pariwisata & Putri Favorit Pada Pemilihan Putri Indonesia Tahun 1996
  2. Mojang Propinsi Jawa Barat Tahun 1995 ( Juara ke 1 )
  3. Mojang dan Jajang Parahyangan Kodya Bandung Tahun 1995 ( Juara Ke 1 )
  4. PASKIBRAKA Propinsi Jawa Barat Tahun 1992
  5. Peserta The 2nd Pasific Asia Travel Assciation Youht Forum
******


 

A.     IDENTITAS PRIBADI

Nama Drs. H. Benyamin Davnie
Tempat & Tanggal Lahir Pandeglang, 01 September 1958
Pendidikan Terakhir S1 - Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran ( UNPAD ) Bandung
Jenis Kelamin Laki - laki
Agama Islam
Pekerjaan / Profesi Pegawai Negeri Sipil
Alamat Tinggal Jl. Perwira No.2 RT. 01/02 Kel.Sukasih, Kota Tangerang


B.  RIWAYAT PENDIDIKAN
  1. SDN. 1, Tangerang, Lulus Tahun 1970
  2. SMPN. 6, Tangerang, Lulus Tahun 1973
  3. SMAN. 27 (Kini SMAN 1), Tangerang, Lulus Tahun 1976
  4. S1. – (Sarjana) Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Bandung, Lulus Tahun 1982

C. RIWAYAT PEKERJAAN       
  1. Tenaga Kerja Sukarela Pemkab.Tangerang, Tahun 1980
  2. Staf Pelaksana pada Pemkab.Tangerang, Tahun 1983
  3. Kasubag Kependudukan Bagian Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tahun 1986
  4. Camat Ciledug dan Cisoka Kabupaten Tangerang, Tahun 1988
  5. Kepala Bagian Humas Kabupaten Tangerang, Tahun 1991
  6. Camat Cisoka Kabupaten Tangerang, Tahun 1993
  7. Camat Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Tahun 1995
  8. Kabag. Tata Pemerintahaan Kabupaten Tangerang, Tahun 1998
  9. Kabag. Bina Wilayah Kabupaten Tangerang, Tahun 1999
  10. Kabag. Organisasi Kabupaten Tangerang, Tahun 2002
  11. Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang, Tahun 2003
  12. Asisten Daerah Tata Pradja (ASDA 1) Kab.Tangerang, Tahun 2004
  13. Kepala BAPEDA Kabupaten Tangerang, Tahun 2005
  
D.   PENGHARGAAN ( Prestasi )
  1. Sertifikat Panglima Komando Daerah Militer Jaya, Tahun 1990
  2. Certificate of Participation Borobudur Run, Tahun 1992
  3. Lencana Pasca Warsa II Pramuka, Tahun 1995
  4. Sertifikat dari berbagai kampus sebagai Narasumber, Tahun 2001
  5. Penghargaan Pejabat Aktivis Versi Koalisi LSM (Forum Tangerang), Tahun 2002
  6. Sertifikat / Penghargaan lain dari berbagai Lembaga / Organisasi, Tahun 2002 - 2006
  7. Lencana Dharma Bhakti Pramuka, Tahun 2003
  8. Satya Lencana Karya Satya X Tahun : Sebuah Penghargaan Atas Prestasi Kerja selama 10 Tahun tanpa cacat diberikan oleh Presiden (SK Presiden), Tahun 2003
  9. Certificate of Attendant the Sixth Aspacifye Conference, Tahun 2005



Visi dan Misi

Momentum yang ditunggu - tunggu oleh segenap elemen Kota Tangerang Selatan yaitu adanya Walikota dan Wakil Walikota definitive yang juga menjadi agenda utama bagi berjalannya Pemerintahan Daerah akhirnya tiba. Pada Hari Rabu Tanggal 20 April2011, Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah melantik Hj. Airin Rachmi Diany,SH. MH. dan Drs. H. Benyamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan masa jabatan 2011 – 2016.
Pelantikan Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.36-260 Tanggal 8 April 2011 Tentang Pemberhentian Penjabat Walikota Tangerang Selatan dan Pengesahan Pengangkatan Walikota Tangerang Selatan Provinsi Banten dan Keputusan Nomor 131.36-261 Tanggal 8April 2011 Tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Walikota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Dalam surat penyampaian Keputusan Menteri Dalam Negeri tersebut diamanatkan pula kepada Ibu Gubernur Banten untuk melaksanakan pelantikan Hj. Airin Rachmi Diany, SH. MH. dan Drs. H. Benyamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan masa jabatan 2011 – 2016.
Membangun dan menata Kota Tangerang selatan tentunya memerlukan konsep perencanaan yang matang, terpadu, dan terintegrasi. Membangun dan menata Tangerang Selatan dimulai dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) yang didasari oleh visi dan misi yang disampaikan oleh Walikota dan Wakil Walikota yang disampaikan pada saat pencalonan dalam rangkaian Pemilukada. Visi dan Misi Hj. Airin Rachmi Diany SH. MH. dan Drs. H. Benyamin Davnie yang dahulu pernah disampaikan adalah sebagai berikut :


A.     Kerangka Pikir.  
Visi  dan Misi sesungguhya  merupakan inti dari kehendak untuk mengintegrasikan seluruh sumber daya  bagi terwujudnya pembangunan menuju tercapainya kesejahteraan manusia lahir dan batin dalam sutu kawasan administrative, dalam hal ini Kota Tangerang Selatan. Mengacu kepada konsep ini, visi dan misi berada pada pusaran cita-cita masa depan untuk diorientasikan kepada subyek pembagunan itu sendiri, yaitu masyarakat, dunia usaha dan pemerintahan.
Bagi masyarakat, visi dan misi diorientasikan kepada pemberian akses stabilitas, pencapaian hasil pembangunan, pemerataan pendapatan, dan menciptakan rasa aman. Bagi dunia usaha, visi dan misi diorientasikan kepada terciptanya jaminan dan kemudahan investasi serta kenyaman usaha, sedangkan bagi Pemerintah sendiri, visi dan misi menjadi umpan balik yang dapat meningkatkan sumber daya pembangunan khususnya keuangan daerah, sehingga dapat menyelenggarakan pelayan dasar dan mampu menggali potensi sumber daya yang dimilikinya bagi peningkatan pendapatan daerah.

B.      Slogan
“MARI MENATA TANGSEL RUMAH KITA BERSAMA”
Dari permasalahan yang di hadapi sekarang, slogan resmi ”Mari MenataTangsel Rumah Kita Bersama” menunjukan kehendak untuk menyapa, mengajak dan mempromosikan kepada seluruh masyarakat secara bersama memberikan sesuatu yang terbaik bagi Tangerang Selatan mengingat secara simbolik merupakan sebuah tempat hidup dan beraktivitas bagi semua warga Tangerang Selatan. Sepatutnyalah seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan dari berbagai asal - usul, ras dan etnik, agama dan kepercayaan, serta status sosial lainya memiliki semangat yang sama sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain sebagai warga yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama.
Oleh karena itu, Kota Tangerang Selatan harus di pandang sebagai tempat berdiam, bermukim dan beraktivitas bersama, dan sejahtera bersama, dibangun bersama, dipelihara bersama dan dikembangkan bersama untuk kepentingan dan kemanfaatan bersama.

C.     Visi
“TERWUJUDNYA KOTA MANDIRI, DAMAI, ASRI DAN SEJAHTERA”
TANGSEL KOTA MANIS (The Charming City)
Penjelasan Visi "KOTA MANDIRI, DAMAI, ASRI, DAN SEJAHTERA"
Pada hakekatnya “Kota Mandiri, Damai, dan Sejahtera” merupakan ruang bermukim dan berinteraksi yang dihuni oleh masyarakat heterogen menurut status sosial, identitas etnik ( genealogi, bahasa, adat, istiadat dan tradisi ), agama dan mata pencarian.
Secara harapiah, misi tersebut dapat di maknai sebagai kota bisnis dan pemukiman berkategori urban dengan kualitas ruang fisik dan sosial yang dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berstandar kota dalam dimensi ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan hidup.
Kota yang mandiri, Damai, Asri dan Sejahtera dapat dicapai dengan mewujudkan suatu ruang fisik, ekonomi dan sosial  budaya secara terintegrasi dan sinergis yang diarahkan pada tiga orientasi, yaitu berorientasi pada :
  1. Pengembangan kawasan dan fasilitas kota.
  2. Pengelolaan, pengembangan dan pelestarian sumber daya lokal.
  3. Pemenuhan pelayanan dasar dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat ( happiness and satisfaction inliving together ).

Penjelasan Visi  "MANDIRI"
Pada hakekatnya “Kedamaian” merupakan cita pikir, ide ( gagasan ), sikap dan perilaku setiap warga kota yang menunjukan specific mass identity yang didasarkan pada penguasaan knowledge system ( kualitas IPTEK ) dan symbolic system ( ketinggian karsa suatu urban society ).
Kehendak positif itu dapat diartikan bahwa seluruh stakeholder kota Tangerang Selatan dengan seluruh sumber daya yang ada ( kemandirian ) senantiasa berupaya untuk mencapai hasil maksimal dalam membangun identitas kolektif sebagai kota pemukiman, kota perdagangan dan jasa, dan kota pelayanan tanpa menggantungkan sebagian atau seluruhnya kepada pihak lain, kecuali yang sudah menjadi haknya sebagaimana di atur dalam ketentuan Peraturan Perundang-Undangan .
Pencapaian kemandirian itu dapat diukur dengan keberhasilan Kota Tangerang Selatan dalam mewujudkan sebuah kota yang dapat melayani warganya dan warga masyarakat lainnya melalui faktor-faktor dominan seperti :
  1. Tingginya kinerja pemerintah, masyarakat dan dunia usaha
  2. Standar kapasitas intelektual seluruh masyarakat
  3. Kehidupan ekonomi berbasis IPTEK
  4. Integritas sosial
  5. Layanan dasar yang memadai

Penjelasan Visi "DAMAI"
Pada hakekatnya  “Kedamaian” merupakan pencapaian kualitas kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi tata nilai ( value system ) yang berlaku umum ( universal ) dalam masyarakat bangsa.
Dalam pendekatan budaya dikenal ungkapan “development“ is peace, peace isdevelopment”, dapat diartikan bahwa pembangunan pada dasarnya untuk menciptakan kedamaian dan dalam keadaan damai, pembangunan dapat di lakukan dengan baik.
Istilah“Damai” dalam konteks visi pembagunan dapat di maknai sebagai peningkatan kualitas hidup bermasyarakat menuju ketinggian harkat dan martabat manusia dalam suatu ruang kota yang terbangun secara harmonis dalam hubungan yang seimbang antara manusia, alam dan Sang Pencipta.
Kemampuan  seluruh warga kota untuk memahami, menghormati,dan menerapkan sistem nilai dan norma dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat, yang dapat diukur dari faktor, yaitu :
  • Kesadaran seluruh warga kota untuk memahami, menghormati, dan menerapkan sistem nilai dan norma dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat
  • Tingkat kepatuhan  seluruh lapisan masyarakat kepada aturan hukum agama, negara dan kepatutan ( etika ) yang berlaku pada keluarga, komunitas dan masyarakat  pada
  • Respek dan saling menghargai berbagai perbedaan ( suku, ras dan agama ) dan status sosial antar sesama warga kota dan dengan masyarakat lain

Penjelasan Visi "ASRI"
Pada hakekatnya “Keasrian” merupakan keseimbangan, keserasian, dan keselarasan antara pengelolaan SDA, kehidupan sosial dan daya dukung lingkungan dalam mewujudkan kesinambungan kehidupan manusia dan ekosistemnya .
Istilah keasrian dalam konteks visi ini diarahkan kepada pengelolaan dan pengembangan sumber daya dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan, sehingga dapat merawat, melestarikan dan mewariskan kepada generasi sekarang dan yang akan  datang ( future generation ).
Untuk mewujudkan kota yang asri tersebut, hendaknya seluruh stakeholder secara sadar dan dengan komitmen penuh selalu berupaya menciptakan lingkungan kota yang dapat dikelola dan dikembangkan secara berkesinambungan, dengan memperhatikan aspek - aspek kelestarian, kebersihan, keindahan, kepatutan dan kenyamanan dalam pengelolaan berbagai sumber daya seperti sungai dan danau, air, tanah, infrastruktur, perumahan, pusat perdagangan dan jasa serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.


Penjelasan Visi "SEJAHTERA"
Pada hakekatnya  “Kesejahteraan” merupakan tujuan dari seluruh proses pembangunan. Pencapaian kesejahteraan masyarakat bersifat relative karena tingkat sejahtera antara suatu masyarakat dan kelompok masyarakat lain dan /atau antara satu daerah dengan daerah lain tidak sama. Oleh karena itu tingkat kesejahteraan suatu masyarakat amat bergantung pada kondisi daerah dan lingkungan sosial budaya setempat.
Namun pada prinsipnya, kesejahteraan adalah suatu kesadaran setiap individu dalam masyarakat untuk terus berupaya secara sendiri atau bersama melakukan berbagai aktivitas yang bersifat produktif dalam rangka mencapai cita-cita kehidupan yang layak baik jasmaniah maupun rohaniah menuju kebahagiaan dan kepuasan dalam kehidupan bermasyarakat  ( happiness and satisfaction in living together ).
Pencapaian kesejahteraan itu dapat di ukur dengan keberhasilan Kota Tangsel mewujudkan masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti :
  1. Ketercukupan pangan
  2. Kelayakan tempat tinggal
  3. Bekal pendidikan yang memadai
  4. Pemeliharaan kesehatan yang baik
  5. Mempunyai penghasilan yang sesuai dengan tuntutan dasar kehidupan

D. Misi
1.    Meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat
Bertujuan untuk menata perilaku dan meningkatkan interaksi sosial masyarakat Kota Tangerang Selatan dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan, norma dan aturan hukum guna menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat kota dalam menjalankan aktivitas di berbagai bidang kehidupan ( pemenuhan kebutuhan dasar, keagamaan, budaya, ekonomi dan sosial politik ).
2.   Meningkatkan keharmonisan fungsi  ruang kota yang berwawasan lingkungan
Bertujuan untuk mewujudkan kota Tangerang Selatan yang mandiri, handal dan memiliki kekhasan dalam memenuhi kebutuhan permukiman masyarakat dan faktor pendukungnya guna menciptakan kota hunian berdasarkan rancang bangun fisik yang di lengkapi dengan manajemen sistem urban settlement, fasilitas umum dan sosial dalam perspektif keserasian, keselarasan dan keseimbangan intra dan antar sektor dengan memperhatikan daya dukung dan kelestarian lingkungan .
3.    Menata sistem sarana dan prasarana dasar perkotaan
Bertujuan untuk menciptakan kesinambungan pemanfaatan sumber daya ( alam dan buatan ) dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) melalui penyediaan infrasruktur dasar dan fasilitas umum dan sosial sesuai dengan ekosistem kota ( urban ecosystem ) yang diperlukan.
4.    Meningkatkan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan masyarakat
Bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dasar dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pemeliharaan masyarakat yang didukung oleh manajemen sistem layanan terpadu, kapasitas kelembagaan yang handal dan profisional, sarana / prasarana pendidikan dan kesehatan.
5.    Meningkatkan fungsi dan peran kota sebagai sentra perdagangan dan jasa
Bertujuan untuk meningkatkan fungsi kota sebagai sentra perdagangan dan jasa yang diorientasikan pada kemajuan perekonomian dan kasejahteraan masyarakat sesuai dengan kemajuan IPTEK. Misi ini diarahkan pada peningkatan pembangunan sektor perdagangan dan jasa sebagai mainstream yang dapat menciptakan stabilitas dan pemerataan ekonomi didukung oleh sistem investasi dan pengembangan sektor lain yang potensial.
6.    Meningkatkan tata kelola Pemerintahan yang baik dan bersih
Bertujuan untuk menciptakan penyelenggaraan tata Pemerintah yang baik dan bersih, partisipatif, transparan, akuntabel, dan berdedikasi didukung oleh sistem dan struktur kelembagaan Pemerintah Daerah yang dioperasionalkan oleh Aparatur Pemerintah yang kompeten, profesional, dan berdedikasi yang diarahkan pada pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil.


TAHAPAN PEMBANGUNAN
Dalam rangka melaksanakan visi dan misi “Terwujudnya Kota Mandiri, Damai dan Asri dan Sejahtera“ melalui enam Misi tersebut diatas, maka program pembangunan kota Tangerang Selatan akan direalisasikan melalui tiga tahapan sebagai berikut :
1.      Tahap Inisiasi dan Resrukturisasi
Tahapan pertama dari pembangunan Kota Tangerang Selatan dimulai dari tahapan inisiasi dan restrukturisasi dilaksanakan selama satu tahun sejak ditetapkannya Walikota dan Wakil Walikota terpilih yang di perioritaskan pada :
  • Pemenuhan pelayanan dasar masyarakat
  • Penguatan kapasitas kelembagaan Pemerintahan Daerah
  • Penguatan sarana dan prasarana dasar perkotaan
  • Membangun link-match dunia usaha dan dunia pendidikan
  • Kebijakan tata ruang
  • Pembangunan pusat Pemerintah
2.      Tahap  Akselerasi dan penguatan
Tahap kedua merupakan tahap kelanjutan dari tahap pertama sebagai tahapan akselerasi dan penguatan fondasi yang sudah ada. Tahap kedua ini diperioritaskan pada :
  • Perkuatan kualitas pelayanan dasar masyarakat ( Pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan )
  • Pemenuhan layanan dasar perkotaan berbasis paritispasi dunia usaha / Pengembang
  • Konsolidasi ruang dan iklim usaha
3.      Tahap Pengembangan
Tahap terakhir dari perencanaan pembangunan Kota Tangsel adalah merupakan tahap pengembangan. Pada tahap ini fokus pembangunan diarahkan pada :
  • Mempertahankan kualitas layanan dasar perkotaan
  • Memelihara stabilitas ekonomi, keamanan sosial politik dan iklim usaha
  • Terwujudnya daya saing kota yang handal
  • Meningkatkan kualitas dan memperluas jangkauan layanan perkotaan                                                                                                                

STRATEGI POKOK
Untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi berdasarkan tahapan pembangunan tersebut, diperlukan strategi untuk mencapai sasaran pembangunan. Pencapaian sasaran pembangunan Kota Tangerang Selatan akan dilaksanakan dengan lima strategi sebagai berikut:
(1)    Pembangunan Karakter Masyarakat ( Character Building )
Menata perilaku masyarakat Tangerang Selatan yang diarahkan pada terwujudnya social construction ( sense of belongin, public awareness, environ mentaly sound, social vibrant ).
(2)     Pengembangan Kota Secara Terpadu ( Integrated Urban Development )
Menata keserasian dan keharmonisan antar kegiatan, antar fungsi, dan antar pusat-pusat dalam rangka menciptakan sinergitas antar elemen unsur pembentuk kota ( wisma, karya, marga, suka, penyempurna ).
(3)    Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik ( Public Services Management )
Menata sistem pelayanan sarana dan prasarana perkotaan dalam rangka peningkatan pelayanan dasar bagi penduduk  ( air bersih, sampah, limbah, drainase, listrik, telepon ), fasilitas sosial dan fasilitas umum yang diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, keamanan, rekreasi, olah raga, peribadatan.
(4)    Pengembangan Ekonomi Berbasis Masyarakat ( Community Based Economy )
Mengembangkan produk unggulan daerah yang diarahkan pada peningkatan peran dan fungsi UMKM-K sebagai upaya perluasan lapangan kerja dan peluang usaha masyarakat.
(5)    Peningkatan Kapasitas Lembaga dan Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah ( Local Government Capacity Building )
Menata struktur organisasi penyelenggaraan pemerintah hingga tingkat Kelurahan / Desa yang diarahkan pada peningkatan tata kelola Pemerintahan menuju kepemerintahan yang baik dan bersih, meningkatkan kuantitas dan kualitas aparat penyelenggara Pemerintahan hingga tingkat Kelurahan / Desa yang diarahkan pada peningkatan tata kelola pemerintahan menuju kepemerintahan yang baik dan bersih.
(6)    Pembangunan Pusat Pemerintahan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memerlukan sarana dan prasarana kantor sebagai dukungan terhadap peningkatan kinerja Pemerintahan Daerah. Oleh karena itu, pembangunan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang memadai dan berkualitas menjadi salah satu prioritas daerah.

PROGRAM PRIORITAS
Untuk mewujudkan visi dan misi dengan strategi pokok di atas, Pembangunan Kota Tangerang Selatan untuk lima tahun ke depan akan dilaksanakan dengan sepuluh (10)  Program prioritas sebagai berikut :
  1. Program Peningkatan Kehidupan Sosial dan Kemasyarakatan
  2. Program Penataan Kota Berwawasan Lingkungan
  3. Program Pembangunan Fasilitas Umum dan Sosial
  4. Program Penataan Sistem Ttransportasi Terpadu
  5. Program Pelayanan Dasar Pendidikan
  6. Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat
  7. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
  8. Program Pendidikan Berorientasi Dunia Usaha
  9. Program Pembangunan Ekonomi Rakyat 
  10. Program Pemerintahan Yang Baik dan Bersih 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar